Calon Kades Nomor Urut 2 Tolak Kesepakatan Panitia Desa Padang Pandan

oleh -147 views

BENGKULU SELATAN PANDAWA98.COM – Panitia Pilkades mengelar Acara Penetapan DPT Desa Padang Pandan jilid -2 namun belum ada tanda sepakat. Pasalnya Calon Nomor Urut 2 Belum Bisa terima Keputusan dari panitia Pilkades Desa Padang Pandan. Dikaranakan data pemilih Desa padang pandan banyak yang tidak singkron dengan data dukcapil. ini alasan calon nomor urut 2 belum bisa menerima keputusan musyawarah tersebut.

calon nomor Urut 2 yaitu Yenuardi yang merupakan calon penantang petahana ini tidak bisa dianggap remeh tekait dengan data penduduk desa padang pandan ada yang tidak singkron dengan data dukcapil tetap menjadi masla bagi dirinya.

Dikatakan Yunardi dikarnakan ini ajang pilkades serentak bisa jadi dengan data yang tidak singkron terjdai pemilihan ganda dan ditakutkan kedepannya akan menimbulkan permaslahan yang tidak diinginkan dikemudian hari,”Cetus Yen.

Calon Kades nomor urut 2 Yenuardi tolak DPT dari panitia Pilkades tentunya dengan maksud yang baik bukannya untuk menghambat kenerja panitia pilkades hal ini dilontarkannya demi kenyamanan sesama secara tertib dan aman.

Acara musyawarah Desa Padang Pandan dihadiri Panitia Pilkades BPD. 2 orang Calon Kepala Desa Babinsa dan Babinkamtibmas dan beberapa warga Desa Padang Pandan Selasa 4/5/21.

calon kades nomor urut 1 Iskandar menerima dan mengakui bahwa tidak ada data yang dan manipulasi, iya berharap musyawarah penetapan DPT Pilkades ini bisa selesai dan disepakati bersama.
Berbeda dengan Calon Kades nomor urut 1. Yenuardi, merupakan Calon Kades dengan nomor urut 2 menolak atas permintaan calon nomor urut 1. Untuk menerima dan menanda tangani daftar DPT yang di sodorkan oleh Panitia Pilkades.

Menurut Yenuardi,dari musyawarah pertama sampai musyawarah ke 2 hari ini, Panitia Pilkades memberi waktu terlalu singkat untuk mengecek data tersebut. Salah satu contoh adalah adanya DPT baru yang baru ditunjukkan saat musyawarah sudah berlangsung.

Lebih lanjut Yenuardi menambahkan, sehubungan tanggal 28 juni ini nanti Pilkades serentak,Yenuardi berkeberatan jika ada warga yang pindah belum 6 bulan dan yang baru masuk belum 6 bulan karena berpotensi menjadi pemilih ganda. Apalagi ada warga yang selama ini belum sekalipun tinggal di desa Padang Pandan tapi tiba tiba menjadi warga Padang Pandan di saat Pilkades tinggal menghitung hari, ada apa dengan data ini,”ungkap Yenuardi.

Tidak mungkin seseorang itu yang sudah bertahun tahun tinggal di suatu tempat tapi tidak terdata di tempat dia berdomisili.
Saya berharap agara Panitia Pilkades untuk mencari data secara akurat, apakah benar DPT yang tercantum adalah warga yang berhak memilih dan apakah benar benar warga yang terdaftar di Dukcapil,”Sambung Yenuardi.

“Saya ada data terbaru warga Padang Pandan dan Padang Gilang ini yang terdaftar di Dukcapil, namaun data yang saya pegang agak sedikit meragukah silakan kepada Panitia Pilkades untuk mencari data pembanding, jangan sampai nanti ada kekeliruan terhadap panitia pilkades dengan adanya data yang tidak singkron “tegas Yenuardi.

Musyawarah berlangsung kurang lebih 4 jam ini akhirnya belum menemui kata sepakat, karena Calon Kades nomor urut 2 Yenuardi. menolak untuk menandatangi Berita acara kesepakatan dan meminta waktu untuk melakukkan pengecekan data DPT secara detail dan akurat. Besar kemungkinan musyawarah ini akan belanjut ditingkat Kecamatan.

Jangan sampai ada DPT yang meragukan atau tidak terdaftar tapi tetap mencoblos. Diharapkan Yen. Silakan Panitia berkerja secara Profesional, karena setiap pekerjaan pasti ada konseksuensi nya,”Tegas Yenuardi. [and]

top