Camat Izinkan Kades dan Perangkat Terbang ke Jakarta, Ada Apa?

oleh -208 views

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COM – Tinggalkan Desa, seluruh perangkat desa Kemang Manis, 4 anggota BPD, Pjs Kades beserta Istri dan 1 orang staf camat Kecamatan Pino Raya, Minggu, (14/03/2021) berangkat ke Jakarta, katanya Bintek…?.

Perjalanan yang juga katanya Dinas Luar (DL) ini mendapat persetujuan Camat Pino Raya Hendri Farizal.

“Hanya ada 3 orang staf lagi yang tinggal di kantor desa. Saat ditanya kemana Kades dan perangkat desa, katanya dinas luar dan ada juga mengatakan Bintek,” kata Nobi Hendriko yang didampingi Tamrin saat melapor ke DPRD Bengkulu Selatan, Senin (15/03/2021).

Laporan secara resmi sudah disampikan ke DPRD, kata dia.

Menurut Nobi Hendriko, dengan keberangkatan Kades dan 4 BPD, beserta seluruh perangkat desa yang merupakan adalah tim relawan pencegahan Covid-19 desa Kemang Manis itu nantinya dikhawatirkan jika terkena Corona, sehingga tidak ada lagi relawan yang bertugas mengurusi pencegahan Covid-19 di desa.

Begitu pun terhadap pelayanan masyarakat di desa yang harus diputuskan oleh Kades, saat ini lumpuh total, ujarnya.

Nobi mengungkapkan, bahwa dana perjalanan Dinas Luar untuk Bintek ini diduga ada rekayasa dalam RKPDes 2021 yang diduga dirubah secara sepihak tanpa melalui musyawarah desa.

“Ada salah satu anggota BPD yang tidak ikut berangkat karena ada kejanggalan dalam perjalanan dinas tersebut. Dari informasi yang kami terima, bahwa dalam RKPDes yang sebelumnya dibahas secara musyawarah tidak dianggarkan untuk Bintek. Ini merupakan pengakuuan dari salah satu staf perangkat desa,” beber Nobi

Dia juga menyampaikan, dalam Bintek ini masing masing per/orang menerima uang saku sebesar Rp 3,5 juta. Belum lagi mereka berangkat lewat udara yang di tambah tiket pesawat, hotel dan makan minum. Jadi kalau dikalikan sebanyak 13 orang yang berangkat dan dikalikan 5 juta per/orang sudah menguras APBD desa berkisar 65 juta. Dengan kisaran dana Bintek yang belum terlalu mendesak ini sehingga seharusnya Pjs Kades tidak akan melakukan pengurangan honor Guru Paud, Hansip, petugas kesehatan dan beberapa staf dikantor desa,” jelasnya. [red]

top