Diduga Sarat Indikasi Persekongkolan Jahat, Tender Proyek PUPR Disorot

oleh -175 views

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COM- Terkait dengan pemenangan salah satu perusahaan jasa konstruksi diduga dalam keadaan bermasalah, dimana belum mengembalikan kerugian Negara,  perusahan ini masih mengerjakan proyek pembangunan sebuah pasar yang terletak di Desa Nanjungan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu selatan.
Kerugian negara sebanyak dua puluh lima juta rupiah saat perusahan CV. Sinar Akbar Utama ini baru mengembalikan (TGR) tersebut, ironisnya ternyata di tahun 2021 ini ada salah satu proyek di Dinas Tata Ruang PUPR Bengkulu selatan, pekerjaan Rehabilatasi jaringan irigasi D.1 Air Nipis Lubuk Langkap, Dana alokasi khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021 dengan sengaja dari pokja ULP Bengkulu Selatan mengumumkan pemenangnya CV tersebut, padahal CV tersebut pernah bermasalah.

ketika pandawa98.com Bengkulu Selatan dan beberapa rekan media lainnya konfirmasi dengan ketua Pokja ULP Bengkulu Selatan, Selasa, 2/02/2021 tentang pengumuman pemenangan salah satu perusahaan yang pernah bermasalah dengan pengerjaan satu buah pasar yang terletak di Desa Nanjungan di tahun 2018 lalu, keterlambatannya mengembalikan kerugian negara.

Menurut seorang pengamat sekaligus berprofesi sebagai kontraktor yang namanya tidak mau dipublikasikan, katan dia itu sangat menyalahi aturan. “Tidak mungkin pihak Pokja itu salah input dengan sudah membubuhkan lima buah tanda tangan di lembaran dan tertera di situ sebagai pemenangnya CV. sinar Akbar utama,” ujarnya.

Masih kata pengamat, yang jelas kalau saya lihat ini sengaja nampaknya dari pihak pokja ULP Bengkulu Selatan. “Tentang tender proyek ini, dugaan saya sengaja mau ada unsur KKN-nya, namun karna ada salah satu kritisi postingan lembaran pemenang di posting salah satu rekan menggunakan akun facebooknya, akhirnya pihak pokja Bengkulu Selatan mencari alibi supaya kesalahan pokja Bengkulu Selatan bisa tertutupi,” jelasnya.

Ketika rekan – rekan media konfirmasi dengan ketua Pokja ULP Bengkulu Selatan, Ready, tentang CV. Sinar Akbar Utama, apakah dari pihak Pokja ULP tidak koordinasi dulu dengan pihak Inspektorat bahwa CV, Sinar Akbar Utama ini belum mengembalikan TGR tersebut, Ready mengatakan bahwa dari pokja sudah memberikan surat, jelas Ready kepada rekan media. “Namun, sampai saat ini kami dari Pokja belum mendapatkan balasan,” alibi ketua Pokja kepada pihak media.
Padahal pihak media sebelum konfirmasi dengan pihak Pokja ULP Bengkulu Selatan, pihak media sudah terlebih dahulu konfirmasi dengan pihak Inspektorat, terkait balasan surat dan pihak Inspektorat sudah memberi balasan surat tersebut.

Namun karena dari pihak Pokja ULP Bengkulu Selatan sudah merasa terpojok dengan cecaran pertanyaan dan keterangan dari Inspektorat, akhirnya Pihak Pokja ULP Bengkulu Selatan mengakui kesalahannya. ” Akan kami kembalikan hal ini dengan Pejabat pembuat komitmen (PPK). Dan terserah mereka mau di apakan,” ujar Readi. [and]

top