Pembangunan Gedung Isolasi Covid-19 dan Pengadaan Mobil Ambulans Terindikasi Janggal?

oleh -437 views

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COM – Belum sempat digunakan, gedung isolasi pasien Covid-19 didapati mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Pantauan Pandawa98.com, Senin (14/12/2020), beberapa bagian telah rusak tersebut diantaranya dinding dan coran lantai retak-retak, serta pengecetan begitu tipis. Selain itu, pengerjaan finishing bangunan secara keseluruhan juga diduga belum maksimal.

Padahal, anggaran dikucurkan untuk pembangunan gedung —saat dipantau awak media mirip markas hantu— dalam kawasan RSUD Hasanudin Damrah ini lumayan fantastis, yakni mencapai Rp 3 miliar.

Sayangnya, dua kali upaya mengonfirmasi PPTK Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan di hari itu tidak membuahkan hasil, ruang kerja tergembok rapi pada jam kerja.

Keesokan harinya, upaya mencari kejelasan terkait kondisi gedung isolasi ini kembali dilalukan bersama beberapa awak media lainnya. Namun, PPTK tetap tidak berada di ruangannya.

Ambulans dan Alkes

SELAIN proyek pembangunan gedung isolasi Covid-19 yang hingga kini masih misterius, pengadaan mobil ambulans dan alat-alat kesehatan (Alkes) 14 PKM juga diduga belum beres hingga kini.

Menurut penjelasan PPK, Yudi, proyek pengadaan satu unit mobil ambulans dan Alkes tersebut menggunakan anggaran negara sekitar Rp 443 juta, dan bakal terselesaikan bulan ini.

Keterlambatan pengadaan mobil ambulans dan Alkes, kata Yudi, disebabkan dua kali lelang gagal dan ahkirnya dilakukan penunjukan langsung kepada pelaksana kegiatan.

“Tapi sekarang sudah berjalan, meskipun belum semuanya terealisasi,” ungkapnya terbata-bata, Selasa (15/12).

Ditanya penyebab gagal lelang hingga dua kali, Yudi berkelit.  “Memang saya selaku PPK pengadaan mobil ambulans dan Alkes, tapi saya tidak semuanya mengetahui ini,” kilahnya bercampur aura gugup.

Melihat sederat kejanggalan demikian, Diki Syaviktory dari Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan DPRD Bengkulu Selatan terjun langsung melihat pekerjaan fisik dimaksud.

“Pembangunan gedung isolasi itu pakai uang negara. Jangan sampai terkesan asal jadi,” ujarnya.

Sampai menjelang berita ini diterbitkan, upaya meminta konfirmasi PPTK Dinas Kesehatan dan pihak berkompeten lainnya masih dilakukan.[and]

top