Pilkades Tertunda Bagian Intrik Pilkada? Ini Penjelasan DPMD

oleh -279 views

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COMKabar miring penundaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dikaitkan intrik petahana menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, dibantah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Bukan soal sebelum atau sesudah Pilkada, bukan urusan itu,” tegas Kepala DPMD, Hamdan Sarbaini kepada Pandawa98.com, Rabu (29/1/2020) malam.

Menurut dia, penundaan ini murni karena keterbatasan anggaran yang diketuk palu Badan Anggaran (Bangar) DPRD Bengkulu Selatan, tidak ada muatan politik atau apapun berkaitan Pilkada yang bakal digelar September mendatang.

“Kan janji di DPRD waktu itu, Banggar, bahwa (anggaran minimal-red) 740 juta. Jadi saya sudah nyatakan siap. Tapi kalau di bawah itu tidak bisa melaksanakannya, karena sudah sangat minim itu,” jelasnya.

Kepastiannya, lanjut Hamdan, Pilkades ditunda lagi, namun belum bisa dipastikan sampai kapan. “Kita lihat saja nanti. Kalau melalui APBD Perubahan 2020 dananya tercukupi, berarti bisa kita laksanakan tahun ini,” tutupnya.

Sebelumnya, rumor Pilkades serentak pada 74 desa se-Kabupaten Bengkulu Selatan kembali tertunda lantaran kesengajaan pihak eksekutif. Padahal, penundaan ini terkait belum terdukungnya DPMD dari sektor anggaran pelaksanaan.

Semula, DPMD menyampaikan usulan anggaran Rp 1,4 miliar. Dipangkas hingga Rp 740 miliar. Setelah verifikasi, hanya disetujui Bangar Rp 515 juta.[and]

top