Sambangi Istri Tetangga, Oknum Kadis Diboyong ke Kantor Polisi

oleh -1.456 views

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COM – Kasus perselingkuhan kembali terungkap di Kabupaten Bengkulu Selatan, tidak disangka – Sangka Sala satu oknum pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Kabupaten Bengkulu Selatan. Di Duga melakukan Perselungkuhan terhadap istri orang. Kalau memang itu ini terbukti, sangat mencoreng nama baik Aparatur Sipil Negara ASN di Bengkulu Selatan.

Pada hari Senin (10/8/20) Diduga Oknum Seorang Pejabat Eselon II di Pemerintah Bengkulu Selatan dengan inisial ST, dengan seorang wanita inisial NB, yang keduanya masih berstatus memiliki suami dan istri, sampai saat ini menjadi perbincangan hangat.

Menurut saksi mata warga setempat SH, dan kawan – kawanya bahwa ST, datang kerumah NB, sekira pukul 7.00 Wib kurang. Berselang ke rumah NB, langsung masuk. Setelah sekitar setengah jam lamanya pukul 07.30 WIB, NB, keluar rumah, sementara warga sudah berkumpul di luar rumah dan mencurigai kedatangan ST, ke Rumah NB, apa lagi di saat kedatangan ST, suami NB, tidak ada dirumah.

Dan Warga Desa menyatukan Pendapat, agar bersama – sama Untuk melakukan menggerbek pasangan yang tidak lazim ini, saat ditanya warga ST, mengaku saya tidak ada apa apa disini, cuma lagi jogging. Jawab ST, dengan waja yang kusut,”kata ali.

Menurut warga oknum ST, itu sudah sering bertamu kerumah NB, dan warga suda sangat geram dan merasa tidak dihargai, puncaknya hari ini, sekitar 10 orang warga menunggu di luar rumah dan langsung menggerbek keduanya, saat di gerbek warga setempat, sebelum ST, laporkan ke Pemerintah Desa ST, masih sempat di tanya warga dan melihat sesuatau terhadap ST masih tegang dan berair – air,”ungkap Ali.

Dengan kejadian ini warga berinisiatif membawa kedua pasangan ini ke Balai Desa Ketaping, dari Balai Desa keduanya di giring ke Polsek Kecamatan Manna untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Saat di Posek ST, tidak mengakui bahwa dia berselingkuh dengan NB, dan ST, telah bersumpah dibawah Alqur’an saat di Polsek tapi warga tidak percaya dengan sumpah ini, karena kejadian ini sudah berulang ulang dan kami akan tetap mengusut kasus ini dan harus dikenakan sanksi adat yaitu cuci kampung,”tegas Ali.

Saat diwawancara saudara ST, mengatakan kalau memang saya berbuat mesum didalam kenapa tidak di gerbek waktu saya didalam. beliau mengatakan ini seakan ada rekayasa untuk menjebak beliau,” ujarnya membela diri.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan “H. Rifa’i Tajudin” ikut hadir ke Kapolsek Kec Manna yang didampingi IPDA Davinsi, dikatakannya biarlah kasus ini berjalan sesuai dengan proses hukum yang berlaku dan disamping itu kalau memang warga setempat meminta untuk cuci kampung secara hukum adat, maka lakukanlah yang sesuai dengan hukum adat. saya mohon tetap kedepankan azas praduga tak bersalah,”pungkas wakil bupati.

Sampai berita ini diterbitkan pandawa98.com terus mengupayakan informasi untuk selengkapnya.[and]

top