Stimulasi Pertumbuhan Ekonomi Warga, Pemdes Padang Burnai Gelar Pelatihan KUBE

oleh -3 views
Para anggota KUBE Pelangi menunjukkan kue bai tat karya mereka dalam pelatihan di Kantor Desa Padang Burnai.

BENGKULU SELATAN | PANDAWA98.COM — Demi menstimulasi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu rumah tangga, Pemerintah Desa (Pemdes) Padang Burnai, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, menggelar pelatihan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pelangi.

Pelatihan berdurasi dua hari ini, diikuti 20 anggota KUBE Pelangi, menghadirkan tiga pemateri dari Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Tansmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Selatan.

Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Bidang Pemberdayaan Desa Padang Burnai, Novel Julaiki ST memaparkan, dalam pelatihan ini para peserta disuguhi empat materi utama —teori dan praktek— pembuatan kue bai tat khas Bengkulu Selatan, roti, bakso dan mi ayam.

“Pelatihan diselenggarakan sejak kemarin (total dua hari-red), dibiayai Dana Desa 2019. Melalui pelatihan ini diharapkan bisa menjadi bekal seluruh anggota KUBE Pelangi mengembangkan usaha yang selama ini sudah berjalan,” ungkapnya, Rabu (21/8/2019) pagi.

Praktek pembuatan mie ayam.

Sementara itu, Kepala Desa Padang Burnai, Jamri M kepada Pandawa98.com menerangkan, hasil akhir yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah termotivasinya jiwa wirausaha di kalangan masyrakat desa, sehingga mampu menjadi penggerak perekonomian berbasis kerakyatan yang mandiri dan mapan.

“KUBE ini sudah bergerak sejak 2017, dan pemerintah desa terus mensupport mereka. Tentu berikutnya kami juga mengharapkan terbentuknya KUBE lain untuk dibina kemampuan wirausahanya di bidang masing-masing,” ujarnya, didampingi Sekretaris Desa Budi Kurniawan.

Praktek pembuatan bakso.

Terpisah, Ketua KUBE Pelangi, Septina Fitriani menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pembinaan Pemdes Padang Burnai kepada KUBE yang dia pimpin. “Setelah pelatihan ini, semoga ada tindak lanjutnya, karena peralatan yang kami miliki sekarang masih kurang. Jadi, kalau bisa dianggarkan lagi di tahun 2020 untuk pengadaannya,” katanya.

Menurut Septi, peralatan dasar sudah dimiliki ke-20 anggota KUBE —bergerak di bidang pembuatan makanan ringan rumahan— ini dari Disnakertrans Kabupaten Bengkulu Selatan tahun lalu, yakni berupa satu set oven gas, hand mixer, dua loyang, dua baking, dan dua baskom plastik besar.

Kades Padang Burnai (kedua dari kiri), para perangkat desa dan Ketua KUBE Pelangi (paling kanan) menunjukkan hasil praktek pembuatan roti dan bai tat.

“Sejauh ini, kami sudah memasarkan secara rutin kripik pisang, rempeyek pelangi dan beberapa jenis makanan ringan lainnya. Berikutnya, juga akan membuat roti. Untuk mengadon donat misalnya, kalau menggunakan hand mixer akan lama sekali, butuh mixer besar,” bebernya.

Lebih jauh Septi berharap, pelatihan dua hari ini akan benar-benar bermanfaat bagi kemajuan kelompoknya, sehingga berikutnya akan bertumbuh mandiri dan profesional.[pd33]

top